in

Review Sinopsis Film Diary of a Wimpy Kid: Rodrick Rules (2011), Permusuhan Lucu Antar Kakak Adik

Film Diary of a Wimpy Kid: Rodrick Rules adalah film kedua dari seri film komedi remaja yang berjudul sama. Melanjutkan kisah dari film pertamanya, sekuel ini juga diadaptasi dari novel karya Jeff Kinney yang dipublikasikan pada tahun 2008.

David Bowers menjadi sutradara dari film bergenre komedi ini. Di sisi lain, Jeff Judah dan Gabe Sachs bertindak sebagai penulis naskah.

Film berdurasi 96 menit ini diproduksi oleh Color Force dan Dune Entertainment. Sementara itu, distribusi atas film ini dikelola oleh 20th Century Fox.

Film Diary of a Wimpy Kid: Rodrick Rules dibintangi oleh Zachary Gordon yang berperan sebagai Gregory “Greg” Heffley, Devon Bostick sebagai Rodrick Heffley, Connor dan Owen Fielding sebagai Manny Heffley, Robert Capron sebagai Rowley Jefferson, Rachael Harris sebagai Susan Heffley, Peyton List sebagai Holly Hills, Karan Brar sebagai Chirag Gupta, Steve Zahn sebagai Frank Heffley, Fran Kranz sebagai Bill Walter, dan Grayson Russell sebagai Fregley.

Berikut ini adalah sinopsis film Diary of a Wimpy Kid: Rodrick Rules.

Sinopsis Film Diary of a Wimpy Kid: Rodcrick Rules

Sebagaimana film pertamanya, Diary of a Wimpy Kid: Rodrick Rules masih berpusat pada sosok Greg Heffley serta kehidupan sehari-harinya di sekolah. Di film sebelumnya, diceritakan bahwa Greg adalah seorang anak laki-laki yang berada di awal usia remaja dan duduk di bangku sekolah menengah.

Greg tinggal bersama orang tua dan kedua saudaranya. Kakak Greg yang bernama Rodrick Heffley adalah remaja penggemar punk dan rock yang selalu berbuat usil pada Greg sepanjang waktu. Rodrick mendapat kesenangan tersendiri dari menggoda Greg dan membuat adiknya itu menderita karena ulahnya.

Di sisi lain, Greg juga harus menghadapi adik laki-lakinya, Manny, yang selalu jadi anak kesayangan kedua orang tuanya. Apapun yang Manny lakukan di mata Mr. dan Mrs. Heffley nampaknya selalu benar.

Greg memiliki seorang sahabat bernama Rowley yang aneh dan sedikit kekanakan. Di film pertama, mereka sempat bermusuhan sebelum akhirnya bersahabat lagi.

Kehidupan Greg di sekolah pun tak jauh lebih baik. Di sekolahnya, Greg dan Rowley tidak terlalu populer di kalangan para siswa.

Di bagian awal film Diary of a Wimpy Kid, nampak Greg telah bersiap untuk kembali menjalani semester baru di sekolah. Greg dan keluarganya menghadiri pesta awal semester baru yang diadakan oleh sekolahnya di sebuah tempat bermain sepatu roda.

Di sana, Greg gembira karena bertemu lagi dengan Rowley. Ia juga berjumpa lagi dengan sejumlah kawan-kawannya yang lain. Greg mengungkapkan bahwa kini ia tak lagi memiliki kutukan “Cheese Touch” yang ia dapatkan pada film sebelumnya.

Tetapi, kali itu, Greg juga berkenalan dengan sosok baru yang belum pernah ia lihat pada semester lalu. Sosok itu adalah seorang anak perempuan cantik bernama Holly Hills yang rupanya juga merupakan siswa di sekolah Greg. Greg berusaha mendekati Holly dan membuat gadis itu terkesan.

Rodrick yang mengetahui upaya Greg itu pun seketika terdorong untuk mengusili adiknya. Rodrick mencoba mencegah agar Greg tak berhasil mengajak Holly untuk bermain sepatu roda bersama di arena meluncur. Rodrick juga membuat malu Greg dengan cara membujuk kedua orang tuanya untuk memanggil nama Greg dengan menggunakan pengeras suara di gedung itu.

Ulah Rodrick ini membuat Greg merasa sangat marah pada kakaknya itu. Greg berusaha menerjang Rodrick. Tetapi, ia sendiri yang akhirnya terjatuh hingga menghancurkan kue ulang tahun salah satu siswa. Merasa kesal karena Greg merusak kue ulang tahunnya, siswa itu dan teman-temannya pun berkelahi dengan Greg.

Keesokan paginya setelah kekacauan di pesta awal semester baru itu, Susan Heffley, ibu Greg, berusaha menengahi kedua putranya. Ia ingin agar Greg dan Rodrick menghabiskan lebih banyak waktu bersama dengan harapan mereka bisa rukun. Susan menggunakan strategi “Mom Bucks”, tetapi Rodrick berhasil menemukan solusi untuk mengatasi strategi dari ibunya itu.

Suatu hari, tersiar kabar di televisi bahwa di kota mereka akan diadakan sebuah acara pencarian bakat. Siapapun bisa menunjukkan bakat mereka di acara itu.

Rowley berniat untuk melakukan pertunjukan sulap. Namun, menyadari bahwa penampilan Rowley akan terlihat konyol, Greg menolak untuk menjadi asistennya. Rowley akhirnya memilih anak lain, Scotty Douglas, sebagai asistennya.

Di sisi lain, Rodrick juga ingin tampil dalam acara itu. Rodrick memiliki sebuah band beraliran punk dan rock yang ia beri nama Loded Diper, di mana ia berperan sebagai pemain drum. Rodrick merekrut gitaris baru, Bill Walter, dalam band-nya. Mereka berlatih keras agar dapat tampil dengan baik di acara pencarian bakat itu.

Saat keluarga Heffley pergi ke gereja, Rodrick kembali mengusik Greg. Perkelahian di antara mereka pun tak terhindarkan hingga membuat malu kedua orang tua mereka.

Rodrick dan Greg tak diajak serta dalam liburan keluarga ke taman wisata air. Mr. dan Mrs. Heffley pergi bersama Manny, sementara Rodrick dan Greg tak dibolehkan keluar dari rumah. Mereka juga tak boleh mengundang siapapun ke rumah selama orang tua mereka pergi. Melalui hukuman itu, Susan lagi-lagi berharap agar Greg dan Rodrick bisa menghabiskan waktu bersama.

Begitu kedua orang tuanya pergi, Rodrick justru segera menelepon semua temannya. Ia akan mengadakan sebuah pesta di rumah.

Rodrick yang khawatir bahwa Greg akan mempermalukannya saat pesta berlangsung lalu mengunci adiknya itu di bagian rubanah rumah mereka. Greg berusaha menelepon Rowley untuk menyelamatkannya. Namun, Rodrick mengetahui hal ini dan akhirnya memasukkan Rowley ke ruang rubanah bersama Greg.

Greg dan Rowley akhirnya memohon pada Rodrick untuk membiarkan mereka mengikuti pesta dan berjanji bahwa mereka tidak akan mengacaukannya. Rodrick setuju.

Tanpa disangka, di pesta itu, Greg dan Rodrick justru bisa bersenang-senang bersama. Kali itu, mereka pun akur layaknya kakak adik yang kompak.

Mereka berpesta hingga larut malam dan tertidur hingga pagi. Tiba-tiba, Susan menelepon dan memberitahu bahwa ia dan Mr. Heffley akan pulang lebih awal karena Manny mendadak sakit.

Rodrick dan Greg pun segera bangkit untuk membereskan semua kekacauan dari pesta Rodrick yang berlangsung malam sebelumnya. Celakanya, salah satu pengunjung pesta rupanya membuat coretan dengan cat semprot di pintu kamar mandi yang tak bisa dihilangkan.

Greg dan Rodrick akhirnya bekerjasama untuk mengganti pintu itu dengan pintu lain di gudang. Tetapi, pintu yang lain ini tidak memiliki kunci seperti pada pintu yang lama.

Rodrick meminta Greg untuk tetap tenang dan cukup menyangkal segala kecurigaan yang mungkin akan ditunjukkan oleh kedua orang tua mereka.

Setibanya di rumah, Susan menyadari bahwa ada yang salah dengan pintu kamar mandi itu. Ia lalu berusaha bertanya pada Greg tentang apa yang sebenarnya terjadi.

Greg berusaha menutupi fakta. Susan pun tak ambil pusing setelah melihat bahwa Greg dan Rodrick menjadi cukup akur. Rodrick bersikap melunak pada Greg karena menganggap Greg telah melindunginya dari Susan.

Meski begitu, ayah mereka lalu tanpa sengaja menemukan foto-foto dari pesta semalam di dalam kamera keluarga mereka yang diambil Greg. Orang tua mereka menghukum Rodrick dengan melarangnya tampil di acara pencarian bakat. Tak hanya itu, Greg dan Rodrick juga disuruh untuk menghabiskan waktu bersama kakek mereka di panti wreda.

Greg menjadi gembira karena ternyata Holly juga berada di panti wreda itu untuk mengunjungi neneknya. Mereka lalu sempat mengobrol bersama dan Holly bercerita bahwa ia juga memiliki kakak perempuan yang menyebalkan.

Rodrick yang merasa kesal karena keteledoran Greg mengambil foto dengan kamera keluarga lalu mencuri buku harian Greg. Ia mengatakan bahwa ia akan menyerahkan buku harian itu pada Holly.

Greg yang panik lalu berusaha merebut kembali buku harian itu. Ia tidak menyadari bahwa ia hanya mengenakan pakaian dalam. Greg lalu terpaksa bersembunyi untuk sementara waktu di kamar mandi umum, yang ternyata adalah kamar mandi untuk wanita. Rodrick terpingkal melihat seluruh kejadian ini dan merekamnya dalam sebuah kaset sebagai dokumentasi.

Pada akhirnya, tibalah malam acara pencarian bakat. Rodrick yang tidak bisa tampil karena harus menjalani hukuman dari orang tuanya secara sepihak dikeluarkan dari band-nya oleh Bill. Sementara, Rowley juga tidak bisa tampil karena Scotty tiba-tiba mengalami demam panggung dan mengundurkan diri.

Greg merasa tergerak untuk menolong Rodrick dan Rowley. Ia lalu membuat kesepakatan dengan Susan.

Greg bersedia menggantikan Scotty sebagai asisten Rowley, jika Susan mengizinkan Rodrick untuk tampil bersama band-nya. Susan merasa bangga pada Greg dan menyetujui hal ini. Setelah mengetahui apa yang dilakukan oleh Greg, Rodrick juga merasa berterimakasih pada Greg.

Secara tak terduga, penampilan Rowley dan Greg berjalan baik. Mereka berhasil membuat para penoton, termasuk Holly, terkesan dengan pertunjukan sulap mereka.

Sebaliknya, para penonton tak begitu menikmati penampilan band Rodrick. Tetapi, para penonton tetap merasa terhibur karena Susan dengan heboh menari di ujung panggung tanpa sepengetahuan Rodrick. Mr. Heffley merekam semuanya, termasuk tarian konyol Susan.

Setelah acara itu, Rodrick mengeluarkan Bill dari band-nya. Ia yang kini bersikap baik pada Greg juga setuju untuk mengembalikan rekaman memalukan Greg di panti wreda sebagai bentuk balas budi karena pertolongan Greg.

Di bagian penutup film, nampak Greg dan Rowley mengunggah rekaman penampilan band Rodrick di YouTube, lengkap dengan tarian heboh Susan yang berdiri di ujung panggung.

Video ini menjadi viral dan mendapatkan banyak jumlah tontonan. Pada akhirnya, terdengar suara seruan marah Rodrick pada Greg setelah ia melihat video memalukan itu tersebar di YouTube.

Itulah tadi ulasan dan sinopsis film Diary of a Wimpy Kid: Rodrick Rules.

Sama seperti film pertamanya, Diary of a Wimpy Kid juga adalah film komedi bertema remaja yang lucu dan menghibur. Hubungan persaudaraan antara Greg dan kakaknya, Rodrick, yang sering tak akur mungkin bisa jadi sesuatu yang bisa dipahami oleh banyak orang lain. Film ini bukanlah pilihan yang buruk untuk mengisi waktu senggang.

Sumber foto: 20th Century Fox

What do you think?

100 points
Upvote Downvote

Written by Adelia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Review Sinopsis Film Parasite (2019), Thriller Kritik Sosial Yang Juarai Oscar 2020

Review Sinopsis Film Sorry to Bother You, Drama Komedi Usung Isu Rasial